Sumber
Selamat malam Bapak Boris Tampubolon, saya ingin bertanya, Apakah bedanya putusan bebas dan putusan lepas? –Fransiskus, Jakarta-
Jawaban:
Intisari:
Putusan Bebas berarti perbuatan yang dituduhkan kepada terdakwa tidak terbukti. Sementara Putusan Lepas berarti apa yang dituduhkan kepada terdakwa terbukti tapi itu bukan merupakan tindak pidana
Hal ini diatur dalam Pasal 191 ayat 1 dan ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sebagai berikut:
Pasal 191 ayat (1) KUHAP:
“Jika pengadilan berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan di sidang, kesalahan terdakwa atas perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, maka terdakwa diputus bebas.”
Pasal 191 ayat (2) KUHAP:
“Jika pengadilan berpendapat bahwa perbuatan yang didakwakan kepada terdakwa terbukti, tetapi perbuatan itu tidak merupakan suatu tindak pidana, maka terdakwa diputus lepas dari segala tuntutan hukum.”
Contoh perbuatan yang dituduhkan tidak terbukti. Misal A dituduh menganiaya (memukul) B, tapi tidak ada bukti-bukti baik berupa saksi yang melihat terjadinya pemukulan tersebut. Sehingga apa yang dituduhkan kepada A tidak terbukti, sebab tidak ada bukti yang bisa menguatkan tuduhan itu. Karena tidak terbukti, maka putusannya bebas.
Contoh perbuatan yang dituduhkan terbukti tapi itu tidak merupakan tindak pidana, misalnya A dituduh menganiaya B. Ada 2 (dua) saksi yang melihat A menganiaya B. Namun kedua saksi tersebut juga menjelaskan kalau A menganiaya B karena A membela diri sebab B menyerang A duluan. Karena terdesak terpaksa A memukul B dengan maksud untuk membela diri.
Dasar hukumnya Pasal 49 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berbunyi: “Tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.”
Karena perbuatan yang dituduhkan bukan merupakan tindak pidana berdasarkan Pasal 49 ayat 1 KUHP, maka putusan lepas.
Dan masih banyak lagi contoh-contohnya, misalnya terdakwa diputus lepas karena perbuatan yang dituduhkan adalah merupakan perbuatan perdata bukan pidana, atau perbuatan yang dituduhkan bukan pidana karena terdakwa melaksanakan perintah undang-undang, dan sebagainya.
Bila masih ada yang ingin ditanyakan/dikonsultasikan lebih lanjut atau memerlukan bantuan hukum silahkan hubungi kami di 0812 8426 0882 atau email boristam@outlook.com atau datang ke kantor kami di Dalimunthe & Tampubolon Lawyers (silahkan diklik).

 

Bedanya Putusan Bebas dan Putusan Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Tell us your case, Now!
Konsultasi atau memerlukan Pendampingan Hukum? Chat Sekarang..