Sumber foto: di sini
Sumber foto: di sini
Apa arti pengibaran bendera negera setengah tiang menurut hukum?
Jawab:
Menurut Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan (UU BBLN), menyatakan Bendera Negara dapat digunakan sebagai
  1. Tanda perdamaian;
  2. Tanda berkabung; dan/atau
  3. Penutup peti atau usungan jenazah
Arti pengibaran bendera setengah tiang adalah tanda berkabung. Berkabung apabila Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, pimpinan atau anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, dan/atau pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah meninggal dunia.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 12 ayat (4) dan (5) UU BBLN sebagai berikut:
(4) Bendera Negara digunakan sebagai tanda berkabung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b apabila Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, pimpinan atau anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, dan/atau pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah meninggal dunia.
(5) Bendera Negara sebagai tanda berkabung sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dikibarkan setengah tiang.
Berdasarkan ketentuan di atas, maka dapat dipahami bahwa menurut hukum pengibaran bendera setengah tiang hanya dilakukan sebagai tanda berkabung apabila Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, pimpinan atau anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, dan/atau pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah meninggal dunia.
Sekian semoga bermanfaat.
Arti Pengibaran Bendera Setengah Tiang Menurut Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mautic is open source marketing automation