Sumber
Bapak Boris Tampubolon mohon bantuannya. Saya ingin mengajukan cerai terhadap suami saya. Tapi saya ingin tetap ia bertanggungjawab menafkahi anak karena bagaimanapun ia tetap ayah dari anak-anak kami. Pertanyaannya bisakah dalam gugatan cerai meminta agar suami menafkahi anak setelah cerai? Dan apakah bisa meminta agar aset suami disita untuk jaminan nafkah terhadap anak, bagaimana caranya?
Jawaban:
Intisari:
1.   Anda Bisa meminta dalam gugatan cerai Anda agar suami menafkahi anak setelah cerai;
2.   Aset suami bisa disita untuk jaminan nafkah terhadap anak;
3.   Mengajukan permohonan penetapan sita terhadap harta suami tersebut ke pengadilan bila mantan suami tidak menafkahi anak
Dasar hukumnya diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung No 5. Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2021 Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan, yang menyatakan:
“Untuk memenuhi asas kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of child) dan pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung No. 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum, terhadap pembebanan nafkah anak, isteri dapat mengajukan permohonan penetapan sita terhadap harta milik suami sebagai sebagai jaminan pemenuhan nafkah anak dan objek jaminan dan objek jaminan tersebut diuraikan secara rinci dalam posita dan petitum gugatan, baik dalam konvensi, rekonvensi, ataupun gugatan tersendiri”
Maka berdasarkan bunyi Surat Edaran Mahkamah Agung di atas, bisa disimpulkan:
Pertama, Anda bisa meminta suami menafkahi anak setelah bercerai;
Kedua, aset suami bisa disita untuk jaminan nafkah terhadap anak;
Ketiga, mengajukan permohonan penetapan sita terhadap harta suami tersebut ke pengadilan bila mantan suami tidak menafkahi anak.
Sebagai catatan untuk poin ketiga, permohonan penetapan sita ini bisa diajukan ke pengadilan bila sebelumnya aset suami yang hendak disita sudah pernah dimintakan dalam gugatan cerai. Bila belum, maka Anda bisa mengajukan gugatan tersendiri khusus soal nafkah ini, setelah itu baru mengajukan permohonan penetapan sita ke pengadilan terhadap aset suami Anda.
Bila masih ada yang ingin ditanyakan/dikonsultasikan lebih lanjut atau memerlukan bantuan hukum silahkan hubungi kami di 0812 8426 0882 atau email boristam@outlook.com atau datang ke kantor kami di Dalimunthe & Tampubolon Lawyers (silahkan diklik)

 

Cara Menyita Aset Suami Sebagai Jaminan Nafkah Terhadap Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat